Anak Susah Makan, Sepele Namun Berbahaya

Anda termasuk orang tua yang memiliki anak susah makan ? Tidak perlu cemas, ada banyak orang tua di luar sana mengalami hal serupa. Anak  memiliki ketidaktertarikan pada makanan yang ada dihadapannya. Cara menolaknya pun beragam, mulai dari tidak menghiraukan kedatangan orang tua, mengalihkan perhatian ke permainan, sengaja mengunyah makanan terlalu lama, dsb.

Menurut Dr. Endah Ronawulan, SpKJ. , masa pra sekolah anak yakni  usia 4-6 tahun kebanyakan diwarnai dengan masalah susah makan dengan persentase sebanyak 33,6%.  Jika dibiarkan dan tidak segera diatasi masalah ini akan berdampak buruk bagi perkembangan anak. Agar anda lebih cermat dalam mengatasi masalah diatas, berikut penjelasan lebih lengkap.

anak susah makan

Munculnya Penyakit

Anak yang mengalami susah makan menyebabkan orang tua menjadi gelisah. Kekhawatiran tersebut wajar karena asupan nutrisi pada anak akan berkurang. Dengan berkurangnya tersebut, mengakibatkan anak anda rentan diserang penyakit. Penyakit akan cepat masuk dan menyerang sistem imun anak sehingga menurunkan daya tahan tubuhnya.

Dr. Endah Dr. Endah Ronawulan, SpKJ. juga menuturkan bahwa masalah susah makan pada anak usia kurang dari 11 tahun mampu mengakibatkan risiko penyakit kanker meningkat saat dewasa. Hal tersebut terjadi karena masalah susah makan pada anak tidak segera ditangani dan diabaikan oleh orang tuanya.

Berikut ini adalah persentase risiko kanker  pada anak yang sulit makan saat dewasa.  Sebanyak 86% di usia 20 tahun, 43% pada usia 16-20 persen, dan antara usia 11-15 tahun sebanyak 33%. Melihat risiko yang ada, sebaiknya anda segera mencari solusi saat mengetahui anak anda mengalami masalah susah makan.

Timbul Gangguan Makan

Fenomena anak sulit makan terlihat remeh dan sepele, namun jika dibiarkan dampak buruknya cukup mengerikan. Saat anak mengalami susah makan terus menerus dan orang tua tidak menghiraukan masalah tersebut, akan timbul tiga gangguan makan pada anak. Gangguan tersebut yaitu, binge eating disorder, anoreksia dan bulimia.

Binge eating disorder atau bisa disebut juga tingkah anak yang makan berlebihan secara kompulsif. Gangguan makan ini memiliki gejala susah makan dahulu, kemudian timbul dorongan makan secara berlebihan. Dorongan ini mengakibatkan nutrisi anak tidak dipenuhi secara berkala dan membuat anak rakus saat sedang kelaparan.

Selanjutnya adalah anoreksia yang berarti gangguan makan penyebab anak kehilangan selera makan. Jika anda kurang memahami penyebab anak anda susah makan dan memaksakan makanan masuk ke dalam perutnya, bisa jadi anak anda mengalami anoreksia. Dampak dari anoreksia adalah muntah sesudah makanan dipaksa masuk dalam perutnya.

Gangguan makan ketiga adalah bulimia. Bulimia yaitu keadaan anak yang selalu merasa lapar dan ingin selalu makan secara berlebihan. Kondisi ini hampir mirip dengan gangguan makan pertama, namun bedanya ada pada akibat yang dihasilkan. Akibat dari bulimia adalah anak sering muntah saat pertumbuhannya beranjak dewasa, seperti anoreksia.

anak susah makan

Menghambat Pertumbuhan

Pertumbuhan pada tubuh anak cenderung lebih besar daripada orang dewasa. Saat terjadi pertumbuhan, dibutuhkan nutrisi yang beragam agar memiliki hasil maksimal. Saat anak anda susah makan, maka nutrisi dari makanan yang akan digunakan untuk pertumbuhan badan akan berkurang. Sehingga berakibat menurunnya tingkat pertumbuhan pada anak.

Menurunnya pertumbuhan anak akan terlihat pada penambahan berat dan tinggi badan. Pada usia empat tahun merupakan puncak pertumbuhan seorang anak. Jika anak mengalami susah makan pada usia tersebut kemungkinan besar berat badan dan tinggi badan anak tidak maksimal tercapai.

Saat anak tidak mendapatkan nutrisi dari makanan, maka tubuh akan kesulitan dalam melakukan sintesis dan mengolah nutrisi pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak. Sehingga berakibat pada menurunnya berat dan tinggi badan anak anda.

Meningkatkan Risiko Kematian pada Anak

Data yang didapat dari anak yang mengalami gangguan makanan seperti diatas terbilang cukup tinggi. Untuk kematian remaja akibat dari anorexia nervosa sebanyak 3,9% dan sekitar 5,2% sebagai akibat dari bulimia nervosa.

Sebuah studi juga menemukan fakta bahwa anak dengan gangguan makan memiliki risiko kematian sebanyak tiga kali lebih besar dari penyebab kematian yang lain. Angka kematian tersebut cukup tinggi sehingga para orang tua dianjurkan segera mengatasi anak yang sedang bermasalah pada nafsu makannya. Anak sulit makan harus segera dicarikan solusi.

Dampak negatif di atas merupakan akibat dari masalah anak susah makan dan dibiarkan terus menerus. Orang tua harus segera mengetahui penyebabnya dan menemukan solusinya. Bisa diawali dengan mempelajari latar belakang tingkah laku buah hati anda saat di rumah. Kemudian mencari solusi yang tepat untuk masalah yang ada. Terimakasih dan salam sehat.

anak susah makan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *