Infeksi Saluran Nafas Bawah Pada Anak tidak Boleh Disepelekan

Infeksi saluran pernafasan merupakan infeksi sinus, pada tenggorokan, saluran udara maupun paru- paru. Infeksi saluran nafas pada bayi disebabkan karena infeksi bakteri atau virus. Infeksi saluran nafas bawah pada bayi harus segera mendapatkan penangan khusus.

Infeksi saluran pernafasan dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

  • Infeksi saluran pernafasan atas yang berpengaruh pada hidung, tenggorokan dan sinus.
  • Infeksi saluran pernafasan bawah berpengaruh pada saluran udara dan paru- paru.

Saluran pernafasan atas yang terdiri dari hidung dan nasal, faring, sinus paranasal dan bagian liring atau di atas pita suara. Sedangkan saluran pernafasan bawah terdiri dari laring bagian bawah pita suara bronkus, trakea dan bronkiolus. Paru- paru juga dapat digolongkan termasuk saluran pernafasan bawah dan termasuk bronkiolus, kantong alveolus, pembuluh alveolus dan alveoli.

Infeksi saluran pernafasan sering terjadi pada usia bayi atau anak- anak. Infeksi saluran nafas bawah dapat teratasi dengan mengurangi factor resikonya. Tetapi jika dibiarkan dan tidak mendapat penanganan medis maka akan semakin parah dan beresiko bagi penderita.

Berikut ini Beberapa Tanda- Tanda Anak Mengalami Gangguan Saluran Pernafasan

Gejala biasanya akan muncul kurang lebih 2-3 haridan akan berlangsung selama 2-14 hari. Kebanyakan terjadi pada tenggorokan, hidung, mengalami radang tenggorokan, batuk berdahak, mata berair, suara serak, pilek, hidung tersumbat dan mengalami demam ringan.

Gejala lain yang sering terjadi yaitu mengalami bersin, merasa lelah, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan. Kadang- kadang bayi mengalami demam pada saat terserang infeksi saluran pernafasan.

Kapan Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Bawah Harus Dibawa Periksa ke Dokter Apabila:

  • Gejala yang di alami mengindikasikan anak terkena pheumonia seperti mengalami batuk berdahak atau mengeuarkan bercak darah.
  • Menderita batuk yang cukup lama, hingga lebih dari 3 minggu. mengalami sesak nafas, berat badan mengalami penurunan dan terdapat benjolan pada leher.
  • Sistem kekebalan tubuh anak menurun.

Penyebab Terjadinya Infeksi Saluran Nafas Bawah pada Anak

Ada lebih dari 200 jenis virus yang dapat menyebabkan flu. Infeksi saluran pernafasan dapat menyebar dengan cepat. Apabila Anda mengalami flu, kemudian mengalami batuk dan mengeluarkan percikan air. Jika percikan air itu di hirup oleh orang lain, maka orang itu dapat tertular virusnya.

Cara terbaik untuk mencegah infeksi saluran pernafasan dan penyebarannya yaitu dengan menjaga pola hidup yang bersih dan sehat. Selalu membiasakan cuci tangan menggunakan sabun setelah beraktifitas.

Apakah Infeksi Saluran Pernafasan dapat di Obati?

Cara mengobati gangguan infeksi saluran pernafasan bawah yaitu dengan cara memeriksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan khusus dan diberikan obat yang tepat untuk penyakit tersebut. Selain itu, penderita harus banyak istirahat, mengkonsumsi banyak cairan dan makan secara teratur. Ada beberapa hal yang harus dilakukan orang tua saat melihat kondisi seperti di bawah ini:

  • Dalam satu menit si kecil bernafas lebih dari 60-70 kali.
  • Anak mengalami batuk berat, sesak nafas dan mengeluarkan suara serak.
  • Nafasnya mengalami berhenti selama kurang lebih 10 detik.
  • Nafsu makan menurun drastis.
  • Anak terlihat murung dan lesu.
  • Anak mengalami demam.
  • Bibir terlihat kebiruan, itu pertanda bahwa tubuhnya mengalami kekurangan pasokan oksigen.
  • Anak mengalami kesulitan dalam bernafas dan nafasnya terdengar mendesah. Itu berarti saluran pernafasan si anak mengalami penyumbatan.
  • itu terjadi pada saat otot-otot leher dan dada terlihat naik turun tidak seperti biasanya. Anda juga dapat melihat dada anak akan terlihat cekung saat bernafas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *