Kenali Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan sebaiknya perlu diperhatikan sekali untuk para orang tua. Hal ini karena Anda dapat mengetahui apa itu kelainan dini yang biasa menyerang pada anak – anak. Sehingga, akan ada langkah antisipasi yang dapat diambil dengan cepat.

Karena nantinya akan meminimalisir segala jenis gangguan tumbuh kembang si anak. Bukankan anak yang sehat dan cerdas merupakan dambaan bagi setiap orang tua? Oleh karena itu, untuk mengenali apa saja gangguan yang biasa terjadi pada pertumbuhan dan perkembangan si anak dapat Anda simak pada penjelasan lengkapnya berikut ini.

Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Pernahkah Anda melihat anak yang ukuran badannya lebih kecil atau pendek dibandingkan dengan anak lain seusianya. Salah satu permasalahan ini biasanya membuat para orang tua merasa khawatir. Apalagi bila ditambah dengan anak yang perkembangannya tertinggal dalam semua hal. Mungkin saja didalam pikiran Anda akan terbersit bahwa anak mengalami gangguan tumbuh kembangnya.

Selain pada fisik, masalah pada mental serta intelektual juga mendapatkan gangguan. Namun, apakah anak yang mengalami kondisi tersebut sudah termasukkah dalam suatu kategori yang tidak bagus untuk si anak. Dibawah ini ada beberapa informasi yang membahas mengenai gangguan tumbuh kembang anak yang dapat Anda pelajari dengan jelas.

  1. Terlambat berjalan

Anak sudah memasuki usia 8 bulan atau bahkan lebih seharusnya anak sudah bisa mulai untuk berjalan. Namun, pada anak Anda belum menunjukan tanda tersebut atau terlihat lemah maka bisa jadi anak mengalami ganggungan pertumbuhan.

Bila masalah ini terus saja terjadi sampai berusia 18 bulan dan tidak ingin belajar berjalan. Sebagai orang tua sebaiknya melakukan tindakan lanjutan untuk menangani masalah tersebut. Dengan cara mencoba membawa si anak ke suatu tempat khusus untuk terapis. Selain itu bisa juga dengan memberikan dorongan agar lebih rajin untuk bergerak.

Kemudian bila si anak tetap tidak mau belajar untuk berjalan Anda bisa juga dengan melatih stimulasi pada otot si anak dan juga menjaga biar si anak tetap mau berusaha untuk terus berlatih berjalan. Teruslah mendampingi si anak agar nantinya bisa terbiasa.

tahap pertumbuhan anak dibawah 1 tahun

  1. Keterlambatan berbicara

Melihat anak yang seusia dengan anak Anda sudah mulai bisa berbicara dengan jelas. Namun, anak Anda tidak memberikan tanda – tanda tersebut ini bisa juga termasuk dalam salah satu gangguan dalam tumbuh kembang si anak. Hal ini berarti bahwa anak memang masih gagal dalam proses berkomunikasi dengan cara berbicara.

Untuk mengatasinya Anda bisa melakukan beberapa terapi wicara dengan mengandalkan tenaga professional, kemudian bisa juga ddengan merangsang skill bicara si kecil, serta memberikan dukungan atau dorongan agar anak mau pede berbicara.

  1. Autism

Kondisi ini tentunya akan menyebabkan si anak sulit untuk mengerti situasi, sulit berbicara, emosi yang berlebih dan terkadang bisa juga membuat si anak mengalami masalah yang kompleks. Dengan adanya gangguan tersebut membuat si akan mengalami masalah pada sistem neurologis yang akan berdampak sulit melakukan komunikasi dan interaksi social.

Untuk mengatasinya sebenarnya ada banyak jenis terapi yang bisa Anda coba. Sebaiknya dalam urusan terapi pilihlah tenaga terapi yang sudah professional dalam bidangnya. Terapi yang dilakukan biasanya degan mendorong skiil berkomunikasi, berbicara, serta mengendalikan tingkah laku si anak.

  1. Perawakan pendek

Selanjutnya mengenai gangguan perawakan pendek pada si anak ditandai dengan anak – anak akan tumbuh menjadi lebih pendek dan tidak terlihat mengalami perkembangan yang cukup baik. Pastinya akan mengakibatkan anak terlihat tidak normal karena bentuk pada tubuhnya yang kecil.

Untuk mengetahui penyebabnya mungkin bisa jadi anak kekurangan gizi, kelainan pada kromosom, gangguan pada genetiknya, dan kelainan pada endokrin. Kemudian, khusus gangguan ini tidak ada cara untuk mengatasinya sehingga anak sebaiknya mendapatkan masa terapi sejak masih dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *