Pentingnya Vitamin Anak Sejak Dini

Vitamin merupakan kumpulan senyawa organik dalam molekul kecil yang berfungsi dalam metabolisme makhluk hidup. Senyawa ini tidak bisa dihasilkan dari tubuh, sehingga harus diambil dari luar. Vitamin berperan penting dalam tubuh dan mampu memberikan manfaat pada kesehatan. Terutama bagi anak yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Tubuh memerlukan 13 jenis vitamin agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Vitamin tersebut antara lain, vitamin A,C, D, E, K, dan B. Vitamin anak memiliki porsi lebih banyak daripada orang dewasa. Jika anak anda sulit mengkonsumsi vitamin jangan terburu-buru memberikan suplemen vitamin. Berikut cara ampuh untuk membantu asupan vitamin masuk dalam perut si kecil.

Buat Beragam Saus untuk Menambah Rasa Makanan

Wortel, buncis, dan kentang dianjurkan agar dikonsumsi untuk anak anda yang berfungsi mempermudah proses makan. Bahan-bahan tersebut masuk dalam kategori finger food. Biasanya anak akan mudah bosan dengan rasanya yang hambar. Tak heran, terkadang anak menolak dan menjauh saat bertemu dengan makanan membosankan tersebut.

Bahan makanan di atas memiliki kandungan vitamin yang tinggi untuk anak anda. Jadi sayang jika tidak diberikan rutin untuk dikonsumsi. Anda sebaiknya menyediakan bahan diatas sebagai pemenuh asupan vitamin untuk anak. Karena masih memiliki tingkat mood yang belum seimbang, kadang anak merasa bosan pada jadwal makan yang anda siapkan.

Cara agar menarik perhatian si kecil adalah dengan mengolah bahan diatas menjadi saus yang menarik dan baik untuk kesehatan. Saus bisa juga dibuat selain bahan diatas, seperti tomat, kacang, bawang putih, dan lemon. Hindari pemakaian MSG atau penyedap tambahan yang berlebihan pada anak. Karena akan memberikan dampak buruk untuk tubuh.

vitamin anak

Sayuran Sebagai Asupan Pendamping Vitamin

Selain finger food, sayuran juga berperan untuk meningkatkan vitamin pada anak. Berbagai sayuran mengandung vitamin, mineral, dan serat yang berguna untuk perkembangan dan pertumbuhan anak. Anak-anak sejak dini diusahakan agar suka mengkonsumsi sayuran. Tetapi tak jarang ada anak yang membenci beberapa sayuran, meskipun tidak semua.

Berada dalam situasi diatas, sebaiknya anda tidak memaksakan anak mengkonsumsi semua sayuran. Mulai dengan sayuran yang paling disukai anak anda. Kemudian olah menjadi makanan atau minuman yang menarik bagi anak. Lambat laun jika anak rutin mengkonsumsi sayuran yang sama, diharapkan akan muncul kebosanan dan mulai mencoba sayuran lain.

Jadi pengenalan dan kecintaan pada sayuran tidak harus dilakukan dengan paksaan. Anda bisa memancing rasa penasaran buah hati dengan selalu menaruh sayuran tertentu di meja makan. Lalu, anda rutin memakan atau meminum jus sayuran tersebut. Sehingga anak anda akan mencoba mengetahui sayuran yang anda konsumsi tersebut.

Konsumsi Susu yang seimbang dengan Vitamin Anak

Susu memiliki kandungan magnesium, kalsium, kalium, dan vitamin D yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Rasanya yang cenderung hambar dan tidak menarik mengakibatkan anak sering menolak saat dipaksa meminum susu. Padahal ada beragam kandungan nutrisi baik dari susu dan sangat sayang jika tidak dimaksimalkan manfaatnya.

Bagi anak yang susah minum susu, orang tua sebaiknya mencari cara untuk mengatasinya. Seperti mengganti susu dengan yoghurt atau keju yang mampu mengganti asupan susu pada tubuh anak. Jika terlalu sulit, bisa dengan menggunakan sereal gandum yang dicampur dengan susu. Kemudian sediakan secara rutin untuk buah hati anda sebagai pengganti susu.

Vitamin anak berperan penting dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya. Orang tua dituntut untuk lebih sabar dan memahami keinginan si buah hati. Sebaiknya hindari pemaksaan kehendak orangtua pada anak. Karena bisa menimbulkan trauma atau ketakutan atas sesuatu. Semoga tiga poin diatas mampu membantu anda mengatasi kekurangan vitamin untuk anda. Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *