Kenali Setiap Tahapan Tumbuh Kembang Anak Bayi

Dalam mengenal tahapan tumbuh kembang anak bayi tentunya sangatlah penting bagi para Ibu. Anda sebaiknya memperhatikan betul mengenai rangsangan yang cocok untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan si buah hati. Di sisi lain, Anda bisa juga memantaunya dan menangani suatu gangguan yang terjadi yang bisa muncul kapan saja.

Dalam mengenali tumbuh kembang bayi parameter yang biasa digunakan sebagai tolak ukurnya adalah mencakup tinggi badan, lingkar kepala, dan berat badan si bayi. Selain itu, ada juga beberapa komponen lain yang juga perlu Anda perhatikan dalam perkembangan si bayi yakni ada motoric, bahasa, kognitif, dan emosi serta perilaku si bayi.

Tahapan Tumbuh Kembang Anak Bayi Usia 0-10 Bulan

Dalam mengenali tahapan tumbuh kembang anak bayi tentunya akan dilakukan secara bertahap yakni dimulai dari usia 0 bulan sampai dengan 10 bulan. Sepertinya membutuhkan waktu yang lama ya, akan tetapi Anda sebagai orang tua bisa mendapatkan manfaatnya karena dapat mempelajari seluk beluk tahapan pertumbuhan dan perkembangan si buah hati.

fase pertumbuhan bayi 0-10 bulan

Untuk lebih jelasnya Anda bisa langsung saja menyimak ulasan berikut ini. Dimana akan dijelaskan secara detail mengenai tahapan pertumbuhan dan perkembangan si anak bayi.

  1. Bayi baru lahir sampai 1 bulan

Dalam fase ini nila bayi kehilangan 10% dari berat ketika lahir pada 2 sampai 3 hari pertama sejak lahir sebenarnya masih terbilang normal. Si bayi akan mendapatkan berat nya kembali kerika berusia kurang lebih 2 minggu. Kemudian, bayi akan mendapatkan berat badannya sebesar 30 gram pada tiap harinya.

Setelah itu, panjang si bayi juga akan mengalami perlembangan yakni bertambah menjadi 3 sampai 4 cm dari panjang ketika lahir saat berusia 1 bulan. Lingkar kepala juga akan bertambah kurang lebihnya menjadi 2,5 cm.

  1. Usia 1-3 bulan

Berat badan bayi akan mengalami kenaikan 680-910 gram pada tiap bulannya. Panjang badan si bayi juga akan bertambah kurang lebihnya menjadi 2,5cm tiap bulannya. Lingkar kepala si bayi juga akan bertambah menjadi 1,25cm pada tiap bulan.

Otot leher si bayi juga lebih kuat, sehingga si bayi akan dapat menegakkan kepala. Gerakan tangannya pun lebih aktif ini ditandai dengan mulai memasukan tangan kemulut, melihat arah benda dan sinar, serta mendengarkan suara disekitanya.

  1. Usia 4-6 bulan

Pada usia ini berat badan si bayi akan bertambah menjadi 2x berat masa lahirnya. Sementara itu, panjang badannya juga akan beryambah 1,25 sampai 2,5 cm per bulannya. Lingkar kepalanya juga akan mengalami pertumbuhan menjadi 1,25 cm pada per bulan.

Selain itu, bayi juga bisa menjada keseimbangan kepalanya dengan baik, mulai memiringkan badannya ke kiri dan ke kanan. Bahkan, sudah dapat duduk sendiri. Bayi juga mulai mengajak mengoceh, tertawa, serta meniru bunyi. Sehingga Anda perlu untuk mengajaknya berbicara agar dapat menstimulasi perkembangannya.

  1. Usia 7-9 bulan

Pada fase ini bayi biasanya akan mendapatkan berat 450 gram pada tiap bulan dan pada si bayi laki – laki umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan bayi perempuan. Kemudian, panjang badannya melambat menjadi 1,25 cm pada tiap bulan dan lingkar kepala menjadi 0,6 pada per bulannya.

Bayi juga sudah bisa duduk tanpa sokongan dan mulau aktif merangkak serta mulai berusaha berdiri dengan sendirinya. Si bayi juga mulai memegang suatu benda menggunakan jempol dan juga telunjuknya. Bahkan, mulai memasukkan benda apapun yang dipegangnya ke dalam mulutnya.

  1. Usia 10 bulan

Biasanya pada usia ini si bayi akan mendapatkan 3x berat badan lahirnya pada rentang usia 1 tahun. Panjang badan dan lingkar kepala juga akan mengalami pertumbuhan kurnag lebih 0,6 cm per bulannya.

Bayi juga sudah lebih lihai dalam merambat serta berdiri selama beberapa saat tanpa mengandalkan pegangannya, bahkan bisa juga berjalan jika dituntut. Selain itu, bayi pada usia ini juga mulai memahami setiap perkataan dan juga perintah Anda.