Tahap Pertumbuhan Otak Anak Usia 5 Tahun

Pada umumnya pertumbuhan otak si anak akan mencapai 90% hingga usia anak mencapai 5 tahun. Anak yang memiliki rentang usia 0 sampai dengan 5 tahun, sebelum menginjak usia sekolah, tentunya lebih cenderung menghabiskan waktu luangnya dengan bermain. Padahal di usia inilah yang menjadi tahapan pertumbuhan paling penting yang perlu Anda sadari.

Oleh karena itu, perlu peran orang tua untuk mengasah perkembangan otak si buah hati. Walau sebenarnya otak si anak akan mengalami proses pertumbuhan secara mandiri yang sesuai dengan usia. Orang tua tentunya harus memperhatikannya dengan baik yakni dengan memahami tahap pertumbuhan otak anak.

Tahap Pertumbuhan Otak Anak Usia 5 Tahun

Ketika otak si anak sedang mengalami pertumbuhan ini dapat ditandai dengan si anak dapat membedakan suatu warna. Hal ini karena aka nada proses dimana mata mengirim impuls ke jaringan otak kemudian akan diolahnya menjadi informasi. Tahapan ini akan meningkat dengan pesatnya pada anak yang usianya sebelum masa sekolah.

Inilah mengapa ketika berusia 5 tahun pertama menandakan sebuah fase yang sensitive. Otak anak cenderung merespon dengan cepat terhadap rangsangan yang diterimanya. Oleh karena itu, untuk mengetahui perkembangan otak si anak dengan baik, Anda sebagai orang tua tentu harus mengenal lebih mengenai tahapan pertumbuhan otak anak pada usia 5 tahun dan dibawah ulasan lengkapnya.

  • Dalam Rahim

Ketika permbuahan terhitung 16 hari, sebelum Anda menyadarinya sebenarnya saraf otak mulai terbentuk mengelilingi embrio dan sel saraf pertama. Akan tetapi, belum sepenuhnya membentuk otak. Sehingga belum merasakan rasa sakit dan juga getaran.

Namun dalam sebuah penelitian mengatakan bahwa pengaruh dari luar dapat mempengaruhi pertumbuhan si otak janin yang dapat diterima secara positif dan negative. Misalnya, dengan membiasakan janin diajak bicara. Meskipun, janin belum mendengar sepenuhnya akan tetapi dapat merangsang pertumbuhan otak si janin.

Selain itu, telah ditemukan sebuah riset juga yang mengemukakan bahwa proses perkembangan otak si anak sebenarnya bukan dimulai ketika telah lahir. Akan tetapi, dalam kandungan pun otak si anak sudah mengalami proses perkembangan. Oleh karena itu, untuk para Ibu sebaiknya perlu mengetahui hal ini dengan baik.

  • Ketika lahir sampai usia 3 tahun

Ketika bayi dilahirkan, otaknya telah memproduksi sekitar 100 miliar sel otak. Sampai si anak mencapai usia 3 tahun, otaknya akan mengalami pertumbuhan yang sangat luar biasa. Hal ini karena ada 700 saraf otak yang saling terhubung pada tiap detiknya.

Para ahli juga telah menjelaskan perkembangan otak yang bermula dari pertama kali si anak melihat gambar semenjak dilahirkan, sampai mampu menerima makanan dengan baik, berjalan, berbicara serta bermain. Dengan diberikan rangsangan teru menerus dan berbeda akan membantu sekali dalam membangun jaringan saraf pada otak yang berbeda juga.

Namun, meskipun otak si anak mengalami kemampuan dan juga potensi yang besar untuk mengalami perkembangan yang lebih sempurna. Tetap saja pengaruh dari lingkungan tetap ikut andil untuk terus berkembang. Oleh karena itu ketika memasuki usia ini sebaiknya orang tua memberikan pola pengasuhan yang baik agar saraf sensorik pada si anak ikut berkembang.

  • Usia 3 sampai 5 tahun

Ketika anak dalam rentang usia 3 sampai 5 tahun, tentunya sudah mulai bisa untuk dimasukan ke lingkungan pendidikan. Hal ini karena otak sedang dalam perkembangan masa emasnya. Sehingga, Anda perlu untuk memanfaatkan fase terbaik ini dengan mengajarinya berhitung, membaca, dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

Namun, pada usia ini tentu diperlukan nutrisi dan energi yang cukup karena selama proses perkembangan otak memasuki fase ini akan cenderung membutuhkan energi yang banyak. Hal ini diakibatkan sebagian besar sumber energinya telah diserap oleh otak.

Oleh, karena itu perlu peran pentng dari orang tua dalam menyikapi tahapan dari perkembangan si buah hati. Agar nantinya ketika anak telah berusia tinggi, Anak tidak mengalami banyak kesulitan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *